SHANGHAI (Lampost.co) -- Kopi jenis robusta asal Lampung berpotensi besar masuk pasar ekspor untuk negara Tiongkok.

Konsul Jenderal RI (KJRI) Shanghai, Deny W. Kurnia menjelaskan hal itu usai peringatan Detik-detik Proklamasi RI di Shanghai, Sabtu, 17 Agustus 2019..



Wartawan Lampung Post, Iskandar Zulkarnain melaporkan dari Shanghai terkait kegiatan KJRI merayakan peringatan HUT ke-74 RI. Antara lain, selain upcara bendera, juga pemberian hadiah bagi pemenang lomba serta hiburan bagi WNI di Shanghai.

"Peluang itu sangat besar apalagi dalam bulan September dan November mendatang ada expo di Shanghai," kata Deny yang baru tiga minggu bertugas di kota dagang dan investasi itu.

Lampung, kata dia, sangat terkenal dengan kopi. Selain kopi, potensi sarang burung walet juga sangat besar, apalagi batubara.

Dia juga mengingatkan kopi yang diekspor ke Tiongkok harus berkualitas tinggi, karena Shanghai saat ini sudah menjadi kota terkenal di dunia.

Deny didampingi Konsul Wandi Adrianto mengatakan pihaknya akan memfasilitasi pengusaha eksportir ke perusahaan besar dan pengusaha Tiongkok.

"Prioritas KJRI selain memasarkan produk dagang,  juga destinasi wisata serta investasi," kata dia.

Wawancara selama satu jam bersama Konjen RI di Shanghai itu, adalah kado ulang tahun ke-74 RI dalam meningkatkan kepercayaan Tiongkok kepada Indonesia.

Hadir dalam wawancara hari kemerdekaan itu, antara lain Sekretaris Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Lampung, Staven Cheng.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR