BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Persoalan penggusuran Pasar Griya Sukarame oleh Pemkot Bandar Lampung berbuntut panjang. Penolakan penggusuran hingga penolakan tinggal dirumah susun terus dilakukan warga. Namun hal itu tak membuat Pemkot kendur.

Wali Kota Bandar Lampung Herman HN menegaskan warga tidak perlu bertemu dengan dirinya. Karena keputusan terhadap rencana pembangunan Kantor Kejari Bandar Lampng di lahan itu tidak akan berubah. "Ya udah tidak usah ketemu saya. Pemerintah dari atas sampai bawah sama saja," kata Herman HN, Senin (30/7/2018).



Herman HN menegaskan tidak akan mundur dari rencana yang sudah ditetapkan meski warga melakukan berbagai upaya. "Demo-demo saja emangnya saya takut, saya tidak pernah takut kalau saya benar, itu tanah Pemerintah Kota Bandar Lampung udah berapa puluh tahun dia tidak bayar apa apa, kan pemiliknya memerlukan ya seharusnya tahu," kata dia.

Dia pun menegaskan lokasi itu bukan lah pasar. Karena fungsi pasar hanya beberapa tahun saja dan itu sudah tidak lagi sejak lama. "Itu bukan pasar, pasar itu cuma setahun dua tahun. Jangan ngompor ngompori. Apa dasar hukum dia memiliki, nyewa kah atau apa, itu udah dikasih sabar, ini kan ada aturan negara ini," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR