PEREMPUAN memang tidak bisa diremehkan, bahkan harus ditinggikan derajatnya. Karena dia adalah ibu bagi anak-anaknya, yang sangat kuat.

Nay ya kidah...dang kik aga kenaya kuti jama bebai, tulah jama emakmu (Iyalah...jangan kalian menghina perempuan, kualat dengan ibumu nanti).



Tapi kisah perempuan India ini membuat bergindik. Dia memotong alat kelamin pria yang telah menguntitnya. Namun kemudian perempuan itu bergegas membawa pria itu ke rumah sakit untuk menyelamatkan hidupnya.

Seperti dilansir kantor berita AFP, perempuan berusia 47 tahun itu dibantu dua orang pria dan mereka menarik penguntitnya ke tempat terpencil di Mumbai. Kemudian, perempuan itu melakukan aksinya. Polisi pun menangkap wanita dan dua rekannya. Dia juga mengaku telah memotong alat kelamin penguntitnya karena pelecehan yang terus-menerus.

Na...mak dacok muneh ana, kukhuk sel de niku minan. Wat-wat gawoh (Nah...tidak bisa itu, masuk builah kau bibi. Ada-ada saja).

“Tetangga berusia 27 tahun itu terus meminta layanan seksual dari ibu dua anak itu. Tidak hanya itu, penguntit itu pun mengatakan kepada suami perempuan tersebut bahwa dia mencintainya, yang menyebabkan pertengkaran antara pasangan itu,” ujar Kabdule.

Kesal dengan ulah sang penguntit, perempuan itu kemudian diduga meminta bantuan dari dua pria muda di lingkungan tempat tinggalnya. Mereka menghubungi korban dan membujuknya ke zona industri pada Selasa, tambah petugas itu.

Dia kemudian memotong alat kelamin penguntit di jalan sebelum bergegas membawanya ke rumah sakit. "Kami menemukan pisau dan alat kelamin korban. Ketiga tersangka itu berada dalam tahanan polisi," ucap Kabdule.

Polisi menambahkan penyelidikan sedang dilakukan. Polisi belum mengidentifikasi wanita atau penguntit. Sementara pria yang terluka itu menjalani operasi untuk menyelamatkan nyawa.

"Pria itu stabil sekarang dan pulih di rumah sakit tetapi keluarganya terkejut,” kata Kabdule.

Ini bukan pertama kalinya insiden pemotongan alat kelamin dilakukan seorang perempuan. Pada 2017, seorang wanita India memotong penis pria setelah dia mencoba memerkosanya di rumahnya di Negara Bagian Kerala Selatan.

India memiliki catatan buruk tentang kekerasan seksual. Rata-rata, lebih dari 100 pemerkosaan dilaporkan setiap hari pada tahun 2016, menurut angka resmi terbaru.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR