KALIANDA (Lampost.co) -- Koalisi Rakyat Untuk Keadilan Perikanan (Kiara) menyerahkan bantuan 88 perahu kepada nelayan terdampak bencana tsunami di Pulau sebesi dan desa Kunjir, Kecamatan Rajabasa, Kabupaten Lampung Selatan.

 



Secara simbolis bantuan tersebut diserahkan oleh Sekertaris Jenderal KIARA Susan Herawati pada acara ruwat laut di lapangan desa Kunjir, kecamatan Rajabasa, Kamis 12 September 2019.

 

"Ada berita duka kehilangan dan bukan hanya perahu-perahu namun banyak keluarga yang hilang akibat Tsunami. Untuk itu,  Kiara hadir tidak hanya memberikan bantuan perahu,  namun  mendistribusikan pakaian dan perlengkapan sekolah untuk nelayan desa Kunjir dan pulau sebesi," kata Susan pada kegiatan ruwat laut di Desa Kunjir kecamatan Rajabasa, Lamsel, Kamis, 12 September 2019.

 

Di sepanjang tahun 2018, menurut Susan, Indonesia menghadapi berbagai musibah. Diantaranya Gempa Lombok, gempa dan tsunami Palu,  Sulawesi Tengah dan pada 22 Desember 2018 lalu,  Gelombang Tsunami melanda Banten dan Lampung akibat dari  Gunung anak Krakatau yang longsor.

 

"Sebagai organisasi masyarakat yang bergerak dibidang kelautan dan perikanan, kami mendapatkan kabar bagaimana masyarakat nelayan di pesisir menghadapi frustasi ekonomi. Dimana  saat ini mereka hanya bisa memandang kelaut,  namun tidak bisa mendapatkan sumber perekonomian dari laut pasca tsunami. Kam mengajak pemerintah setempat untuk benar-benar ikut memperhatikan nelayan yang masih terpuruk," pungkasnya.

 

Sementara Pelaksana Tugas Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto yang diwakili Asisten bidang keuangan Pemkab Lamsel Akar Wibowo mengatakan pemkab telah menganggarkan bantuan perahu untuk nelayan terdampak taunami,   namun masih dalam proses.

 

"Di tahun ini kami telah berkoordinasi dengan dinas Kelautan dan Perikanan untuk bantuan perahu bagi korban gwllmbang tsunami. Namun semua itu  harus mengikuti mekanisme dan tahapan," tandasnya.

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR