MESUJI (Lampost.co) -- Terjadinya kebakaran lahan gambut di wilayah Mesuji, Lampung, beberapa waktu lalu ternyata disebabkan oleh ulah orang tidak bertanggung jawab. 

Aksi tidak bertanggung jawab warga ini menuai reaksi keras Bupati Mesuji Khamami. Bupati dua periode itu mengaku jengkel dengan ulah warga yang membandel dan memaksa membakar lahan. 



"Kita sudah lakukan imbauan pada warga, tapi pada bandel. Langkah yang bisa kami tempuh adalah terus berupaya memadamkan api kalau kebakaran," kata Khamami dikantornya, Kamis (23/8/2018).

Khamami menambahkan jika pihaknya juga sudah sosialisasi kepada warga melalui desa-desa tentang ancaman pidana jika memaksa membakar lahan dengan alasan apapun. 

"UU 39 thn 2014 tentang perkebunan juga sudah kita sampaikan, ancaman pidananya diatas 5 tahun," lanjut Bupati.

Disisi lain, Komandan Kodim 0426 Tulang Bawang, Letkol Arm Kus Fiandar Yusuf, mengatakan jika mayoritas pembakaran lahan dilakukan ddngan alasan membuka lahan untuk tanam padi.

"Warga sengaja bakar lahan untuk persiapan tanam sonor, padi. Anggota kami terus mengawasi semua wilayah yang berpotensi terjadi kebakaran," kata Dandim. 

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR