BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Bagi kaum muslim, ramadan merupakan bulan yang sangat istimewa. Di dalamnya banyak keutamaan serta hikmah yang terus dikaji para ulama dan ilmuan. Selain berpuasa sebulan penuh, ramadan diwarnai dengan salat tarawih berjamaah, membaca Alquran, bersedekah, serta amal saleh lainnya.

"Alquran bukan hanya sebagai kitab suci yang menjadi rujukan berbagai persoalan kehidupan, tetapi memiliki keunikan tersendiri dibanding kitab suci lainnya," ujar ustaz sekaligus Dosen Universitas Islam Negeri Raden Intan Lampung Afif Anshori.



Menurutnya sejak turun pertama kali di 15 abad yang lalu, susunan kalimat bahasa Arab tetap tidak berubah. Uniknya, bagi orang non Arab yang rajin membaca Alquran akan mudah menghafalnya, minimal untuk bacaan salat, meskipun tidak mengetahui terjemahnya. Kemudian, tidak ada rasa bosan ketika membaca sampai berulang kali. Lebih dari itu, bahkan banyak juga yang hafal sampai 30 juz di usia belia.

"Intensitas membaca Aquran di bulan ramadan semakin meningkat baik di rumah maupun di masjid. Targetnya utama minimal dapat mengkhatamkan membaca selama bulan ramadan. Motivasi membaca Alquran ini lantaran di dalamnya terdapat keutamaan (fadhilah) yang sangat banyak," kata Afif yang juga Ketua Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Bandar Lampung itu.

Diantara keutamaan mcmbaca Alquran di bulan ramadan diantaranya, diperolehnya ketenangan batin, menjadi obat dari berbagai penyakit. Alquran akan memberi syafaat atau pertolongan kepada pembacanya pada hari kiamat kelak. "Sebagaimana Rasulullah saw bersabda, bacalah Alquran, karena ia akan datang pada hari kiamat memberikan syafaat kepada pembacanya. (HR Muslim),' ujarnya.

Ia mengatakan satu huruf Alquran akan memperoleh sepuluh kebaikan. Maka, dapat dibayang jika yang dibaca mencapai 30 juz, sudah tidak terhitung berapa banyak kebaikan yang diperolehnya. Pembaca Alquran akan ditinggikan derajatnya," kata dia.

"Semoga di bulan ramadan ini semua kaum muslimin memperbanyak membaca Alquran agar diperoleh keutamaan dalam kehidupannya," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR