BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Ketua Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Marzuki Noor melantik kepala sekolah menengah atas (SMA) sederajat Muhammadiyah di Lampung, Kamis 12 September 2019, di Aula Ahmad Dahlan Universitas Muhammadiyah Lampung.

Dalam sambutannya ia menyampaikan sebagai pemimpin, kepala sekolah harus bisa menciptakan bukan hanya menghargai. Sebagaimana taksonomi bloom yg menjadi acuan dalam tujuan pendidikan. Kemampuan berfikir Kepala Sekolah juga bisa mengacu pada taksonomi bloom tersebut.



"Ibarat seseorang yang memiliki handphone, bukan hanya bisa menggunakan aplikasi dalam handphone, tetapi juga dituntut untuk bisa menciptakan aplikasinya," terangnya.

Ia mengayakan, kepala sekolah harus memiliki kemampuan 4C. Maksudnya adalah Comunication, kepala sekolah harus memiliko komunikasi yang baik. Sehingga mampu mengkomunikasikan ide dengan baik pada warga sekolah.

Lainya adalah colaboration, harus bisa bekerjasama dalam tim. Kemudian critical thinking, bisa menyelesaikan masalah. Terakhir adalah creative, harus bisa dan berani menciptakan perubahan di sekolah.

"Mari jadi kepsek muhammadiyah yg bukan sekedar memberi apresiasi, tetapi juga melakukan banyak yang bermanfaat buat sekolah," kata dia.

 

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR