PESAWARAN (Lampost.co) -- Maju dalam pemilihan kepala daerah (Pilkada) Pesawaran pada periode 2021-2024, Ketua DPRD Kabupaten Pesawaran M. Nasir, memastikan tidak ada perpecahan antara dirinya dengan Wakil Bupati Pesawaran, Eriawan yang sekaligus sebagai adik kandungnya.

"DPP PDIP membuka peluang bagi seluruh kader partai yang ingin mencalonkan diri sebagai bupati maupun wakil bupati," jelasnya, seusai mendaftarkan diri dalam penjaringan bakal calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Pesawaran, yang dibuka oleh PDIP Pesawaran, di kantor DPC PDIP Pesawaran. Kamis, 5 September 2019.



Ia mengaku siap mengundurkan diri sebagai ketua DPRD Kabupaten Pesawaran, apabila dirinya mendapatkan rekomendasi dari DPP PDIP. "Bagi kami para kader perintah partai itu mutlak ya, jadi kalau saya dapat rekom partai untuk menjadi calon bupati, ya saya siap meninggalkan jabatan saya saat ini," tegasnya.

Dirinya juga menanggapi perihal adiknya yang ingin maju kembali dalam Pilkada Pesawaran, berdampingan kembali dengan Dendi Ramadhona. "Itu sah-sah saja. Mau bagaimana pun itu hak dirinya sebagai kader partai, tetapi keputusan terakhirkan ada di DPP. Hal itu tidak akan memecah kekeluargaan kami, kalau keputusan DPP jatuh ke Pak Eriawan. Saya selaku ketua DPC PDIP Pesawaran, akan memimpin barisan perang paling depan, dan saya juga akan berhenti dalam pencalonan diri kalau tidak dapat rekom dari DPP PDIP," jelasnya.

Disinggung terkait siapa wakil yang akan mendampingi dirinya untuk maju dalam Pilkada Pesawaran, dirinya mengatakan sejauh ini masih menunggu sosok seperti apa yang dibutuhkan oleh masyarakat. "Kalau latar belakang pendamping saya, saya rasa dari semua kalangan bisa semua. Tapi saat ini saya masih maping apa yang ingin menjadi keinginan masyarakat. Intinya mau birokasi, politisi ataupun pengusaha tidak masalah, yang penting itu persamaan ideologi," paparnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR