KALIANDA (Lampost.co) -- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Hendry Rosadi dan Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto menandatangani Momorandum of Understanding (MoU) Kebijakan Umum Anggaran Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) APBD Lamsel tahun 2019, Rabu (31/10/2018), dalam rapat paripurna DPRD setempat.

Sidang paripurna dibuka secara resmi Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosyadi dan dihadiri Plt Bupati Lamsel Nanang Ermanto, para wakil ketua DPRD, Forkopimda dan para Kepala OPD dilingkup Pemkab setempat.



Pada rapat paripurna itu, Ketua DPRD Lampung Selatan Hendry Rosadi, menyatakan sidang paripurna pengambilan keputusan tersebut merupakan tindak lanjut dari paripurna penyampaian dan penyerahan rancangan KUA-PPAS yang telah dilakukan pada Selasa (23/10/2018) lalu serta telah disetujui oleh seluruh Fraksi DPRD Lamsel.

Sementara itu, Plt Bupati Lampung Selatan Nanang Ermanto mengatakan menanggapi pandangan sejumlah fraksi di DPRD Lamsel tentang, penurunan pendapatan asli daerah (PAD). Namun, dia memastikan keseluruhan PAD Lamsel akan mengalami peningkatan.

"Mengenai keterlambatan KUA-PPAS yang dikarenakan suatu hal. Tapi, tidak akan mengganggu Penyerapan Anggaran 2019, semoga ditahun mendatang tidak akan terlambat lagi,"katanya.

Lebih lanjut Nanang, menyatakan semoga ditahun mendatang target penyusunan PAD, sudah bisa dilakukan menggunakan sistem e-budgeting dan e-planning agar lebih efektif dan menghemat waktu.

"Alhamdulillah, dari seluruh Fraksi semuanya menyetujui. Maka, atas nama Pemkab Lamsel saya apreasi dan terima kasih kepada Ketua DPRD Lampung Selatan beserta jajaran terutama tim Badan Anggaran,"tegasnya.

Ketua DPRD Lampung Selatan  Hendry Rosyadi, juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh fraksi dan Badan Anggaran yang telah melakukan pembahasan KUA-PPAS tersebut.

"Seluruh fraksi di DPRD Lampung Selatan ini menyetujui. dengan mengucap Alhamdulillah, rapat paripurna ini ditutup,"kata Hendry, sembari mengetukkan palu.

Berdasarkan informasi yang dihimpun Lampost.co, rincian KUA-PPAS yaitu Pendapatan Daerah Rp2,1 triliun lebih, belanja daerah Rp2,2 triliun lebih dan defisit Rp114 miliar. Lalu, pembiayaan penerimaan sebesar Rp139 miliar, pembiayaan pengeluaran Rp24 miliar, selisih jumlah pembiayaan Rp114 miliar.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR