KOTABUMI (Lampost.co) -- Upaya mendorong pengembangan produk industri kecil menengah (IKM) melalui peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) pelaku usaha IKM melalui pelatihan di Kabupaten Lampung Utara terganjal anggaran.

Kepala Bidang Perindustrian, Dinas Koperasi, UMKM dan Perindustrian (Dinas KUMKMP) Kabupaten Lampung Utara, Darius Zulkarnaen, saat ditemui di ruang kerjanya, Jumat (20/4/2018) mengatakan kendala utama dalam melakukan pembinaan IKM melalui pelatihan itu adalah masalah klasik. Yakni keterbatasan anggaran atau secara umum plot anggaran yang disiapkan untuk melakukan pembinaan pelaku IKM minim.



"Dengan terbatasnya anggaran yang ada, kami tidak dapat berbuat banyak untuk melakukan pembinaan. Sehingga pembinaan hanya dilakukan saat-saat tertentu dan jumlah IKM yang dibina terbatas, sehingga wajar banyak keluhan pelaku usaha IKM," kata Darius.

Ia mengatakan upaya untuk merealisasikan rencana pada kegiatan yang tertunda seperti pelatihan pengembangan ulat sutra, pembuatan gula semut, pelatihan kerajinan pelepah pohon pisang, anyaman sangkar burung dan kerajinan kuningan, pihaknya saat ini sedang menyusun proposal kegiatan itu kembali untuk diajukan pada APBD Provinsi Lampung tahun anggaran 2019.

"Karena terganjal anggaran di 2018, pihaknya saat ini akan mengajukan kegiatan yang sama untuk 2019 dan mudah-mudahan dapat segera terealisasi," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR