PANARAGAN (Lampost.co) -- Hingga pertengahan bulan April 2018 ini, belum ada separuh dari jumlah tiyuh yang ada di Kabupaten Tulangbawang Barat (Tubaba) dapat mencairkan dana desa (DD) tahap pertama tahun 2018 ke rekening tiyuh masing-masing.

Sejak Februari 2018 alokasi dana desa (ADD) tahap pertama tahun 2018 dengan total keseluruhan mencapai Rp74,7 milyar untuk 93 tiyuh telah berada di rekening kas umum daerah (RKUD) Pemerintah Kabupaten Tubaba.



Dari pantauan Lampost.co hingga saat ini, baru 18 tiyuh yang telah melakukan pencairan dari rekening kas umum daerah (RKUD) ke rekening tiyuh masing-masing.

Hal ini di benarkan oleh Kepala Bagian Adwil dan Otda Tubaba, Miral Hayadi saat di konfirmasi, Minggu (15/4/2018). "Kalau yang sudah mencairkan bisa di tanyakan ke BPKAD. Tapi kalau yang sudah saya buat rekomendasi pencariannya, seingat saya baru 18-an tiyuh," ujarnya.

Miral mengatakan 93 tiyuh se-Kabupaten Tubaba pada umumnya belum menyelsaikan kewajibannya di bidang administrasi sebagai pra syarat pencairan dana desa.

"Administrasi diantaranya laporan realisasi anggaran tahap dua tahun 2017, dan keterlambatan penyusunan APB-Tiyuh tahun 2018. Hal ini juga terkait dengan harus diakomodirnya minimal 30 HOK (hari orang kerja) pada program padat karya tunai SKB 4 menteri," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR