SORE itu, Rabu (10/4), awan mendung bergelayut berwarna gelap dan pekat. Hanya hitungan menit, tetesan air hujan pun turun begitu deras. Tumpukan pasir yang berada di depan rumah luruh tergerus ikut terbawa air hujan yang mengalir.

Dari tumpukan pasir yang menggunung itu, hanya butuh waktu sebentar bagi air hujan yang deras untuk meluruhkan dan membawanya hanyut. Begitulah kuatnya gerusan air membawa jutaan butiran pasir untuk mengikuti aliran air. 



Bila diibaratkan pada fenomena kenegatifan teknologi saat ini yang sangat luar biasa perkembangannya, manusia adalah ibarat pasir dan air adalah perkembangan teknologi. Kita sebagai manusia harus punya pendirian dan akal sehat. Jangan sampai kemajuan teknologi malah menggerus dan membawa kita hanyut ke arah yang lebih buruk. 

Kemajuan teknologi saat ini banyak membuat orang malas dalam segala hal. Contohnya saja, saat ini orang malas untuk melakukan interaksi nyata sesama manusia malah lebih nyaman dan suka berinteraksi asyik dengan gawai. Ayo, amati saja orang-orang sekeliling Anda. Apakah benar demikian?

Hal demikian memang tampak jelas di zaman kemajuan saat ini. Layaknya sebuah efek domino, satu orang terbawa arus kenyamanan efek sebuah teknologi yang lainnya pun ikut terbawa arus negatif teknologi itu, karena tidak memiliki pendirian yang teguh sehingga mudah terbawa arus sekeliling atau lingkungan kita.

Kontrol diri juga menjadi kesatuan agar keteguhan hati tetap terjaga. Bisa saja untuk menyiasati efek negatif perkembangan teknologi adalah bagaimana kita mengatur porsi penggunaan gadget, yang pada akhirnya dapat membatasi ketergantungan gadget di setiap rutinitas kehidupan sehari-hari kita.

Hal yang mungkin bisa dilakukan yakni menggunakan gadget dengan sehat dan bijak, maksudnya adalah berselancar di dunia internet melalui gawai sesuai dengan kebutuhan. Kemudian melakukan kegiatan yang lain, jangan hanya bermain di dunia maya. Kita juga punya kehidupan nyata yang harus dijalani.

Kehidupan nyata sangat penting bagi kita sebagai mahluk sosial, karena lumrahnya manusia memang untuk hidup bersosial. Jangan sampai kehidupan nyata kita terkungkung dengan dunia maya, karena dunia maya memang asyik dan tak memiliki ujungnya.

Setiap perilaku manusia memang dipengaruhi oleh proses berpikir yang pada akhirnya menciptakan suatu keputusan. Namun, untuk bisa mengambil keputusan yang tepat, kita harus dapat mengendalikan keserakahan dalam diri, meskipun kadang berinteraksi dengan gawai lebih menggoda untuk dilakukan.

Memiliki keteguhan hati akan memberikan banyak pengaruh positif pada karakter diri. Keteguhan hati bahkan dianggap sebagai faktor penting dalam keberhasilan hidup demi tercapainya suatu tujuan.

 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR