KOTABUMI (Lampost.co) -- Dampak musim kemarau lahan persawahan tadah hujan di wilayah Lampung Utara mengalami kekeringan tidak dapat di tanami padi.

Sunarto (50) salah satu petani padi di Desa Trimodadi, Abung Selatan, Lampung Utara kepada Lampost.co, Minggu (5/8/2018), mengatakan dirinya tidak dapat menanam padi karena lahan sawahnya telah mengering.



"Jangankan areal persawahan kami, kali dan sungaipun yang biasanya dipergunkan untuk mengaliri areal perswanhan saat ini juga mulai mengering," ujarnya.

Dia juga mengatakan sudah empat bulan terakhir ini di daerahnya tidak ada hujan. "Dengan kondisi kemarau saat ini, kami para petani mengharapkan adanya bantuan mesin pompa air agar dapat mengairi sawah," harapnya.

Hal yang sama dikatakan oleh Supriyadi (60). Dia mengatakan kondisi kemarau saat ini dampaknya cukup dirasakan, karena dirinya yang belum lama panen padi, hasilnya cukup merosot. Dari lahan sawah yang dimilikinya biasanya dapat mengahilkan 30 karung gabah, kini hanya 15 karung gabah saja.

"Musim kemarau, saat ini cukup berdampak, selain hasilnya minim, saat ini tidak dapat menanam padi karena tidak ada air karena sawahnya telah mengering," kata dia.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR