PESAWARAN (Lampost.co) -- Kesatuan Bangsa, dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Pesawaran terus mendata dan melakukan deteksi dini pasca-ditangkapnya warga Candi Sari 1, Gunung Rejo, Way Ratai, oleh Densus 88 terkait dugaan penganut paham radikal.

Kepala Kesbangpol Kabupaten Pesawaran Pathurrozi mengatakan, pasca-penangkapan terduga penganut paham radikal oleh Densus 88 pihaknya data ulang dan deteksi paham radikal di wilayah Pesawaran.



"Iya sekarang ini petugas sedang melakukan pendataan ulang dan deteksi dini terkait paham radikal khususnya di lokasi penangkapan terduga penganut paham radikal oleh densus 88," kata Pathurrozi saat diwawancarai di rumah dinas Bupati Pesawaran, Rabu (27/4/2019).

Dia menjelaskan pihaknya bekerjasama dengan forum kerukunan umat beragama (FKUB) memberikan pemahaman kepada masyarakat secara umum agar tidak mudah terpengaruh ajakan paham radikal.

"Bersama dengan FKUB, Kesbangpol juga sedang melakukan pemetaan atas informasi dari BIN, kita sedang melakukan pengawasan, terhadap Khilafatul muslimin yang tersebar di Kecamatan Way Lima, Gedongtatan, Kedondong, dan Padang Cermin," ujarnya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR