BANDAR LAMPUNG (lampost.co) -- Kesamaan visi atau pandangan untuk membangun Lampung tokoh muda M Ridho Ficardo dan Mustafa menjadi peluang keduanya untuk berkoalisi dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) Lampung 2018. Partai yang menaungi keduanya untuk mencalonkan diri terus berkomunikasi menghadapi hajat demokrasi itu.
Salah satu alasan DPP Partai NasDem menjajaki peluang koalisi dengan Partai Demokrat juga karena adanya kedekatan Ridho yang juga Ketua DPD Partai Demokrat Lampung dan Mustafa sebagai ketua DPW Partai NasDem Lampung.
Komando Pemenangan Wilayah (Kompemwil) DPP Partai NasDem Lampung Taufik Basari mengakui pihaknya menjalin komunikasi yang baik kepada Partai Demokrat. "Iya, kami jalin komunikasi dengan Demokrat. Tentu kami akan berkomunikasi bila Demokrat bisa bergabung," katanya kepada Lampost.co, Rabu (25/10/2017).
Kedekatan antara Bupati Lmapung Tengah Mustafa dan Gubernur Lampung M Ridho Ficardo itu juga tampak dalam Rapat Kerja Daerah Partai Hanura, Sabtu (21/10/2017). Dalam pertemuan tersebut, Mustafa menyampaikan kemungkinan berkoalisi dengan Demokrat.
Untuk diketahui, kini Koalisi Lampung Kece yang terdiri dari tiga partai sudah mencukupi untuk mengusung calon gubernur Mustafa. Koalisi ini terdiri dari NasDem dengan 8 kursi di DPRD Lampung, PKS (8), dan Partai Hanura (2).
Sebelumnya, Sekretaris DPD Partai Demokrat Lampung Fajrun Nadjah Ahmad mengatakan terus berkomunikasi dengan partai-partai lain untuk berkoalisi sebelum pendaftaran ke KPU. Dia juga mengaku pihaknya masih optimistis M Ridho Ficardo mendapatkan perahu untuk maju dalam kompetisi Pilkada 2018. "Kami tetap optimistis Mas Ridho mendapat perahu dan maju dalam Pemilihan Gubernur Lampung mendatang," katanya. 

EDITOR

Isnovan Djamaludin

TAGS


KOMENTAR