SUKADANA (Lampost.co) -- Tak juga kunjung diperbaiki, kerusakan ruas jalan Desa Donomulyo, Kecamatan Bumiagung - Kecamatan Sekampung sepanjang hingga 5 km, semakin bertambah parah.

Bertambah parahnya kerusakan pada ruas jalan tersebut ditandai dengan semakin banyaknya lubang-lubang besar dan kecil serta dalam yang menganga pada badan jalan, kemudian aspal yang mengelupas semakin bertambah luas.



Salah seorang warga Kecamatan Bumiagung, Afrizal, kepada lampost.co, Rabu  (4/7/2018) menjelaskan  ruas jalan sekitar tiga hingga lima kilometer di Desa Donomulyo, Kecamatan Bumiagung tersebut  memiliki arti yang sangat penting bagi warga.

Sebab melalui ruas jalan itulah warga yang bermata pencaharian petani mengangkut dan menjual hasil pertanian  mereka. Kemudian ruas jalan itu juga  merupakan ruas jalan terdekat yang menghubungkan wilayah Kecamatan Bumiagung dengan Kecamatan Sekampung dan Batanghari.

Namun lanjut Afrizal, sayangnya ruas jalan tersebut mengalami kerusakan yang cukup parah sejak berbulan-bulan lalu. Kemudian karena tak kunjung diperbaiki kerusakan yang dialami rusa jalan tersebut kini semakin bertambah parah. Dimana lubang-lubang pada badan jalan baik besar, kecil dalam cukup dalam semakin bertambah banyak.

Dia mengatakan pada beberapa titik badan jalan bahkan aspalnya sudah terkelupas habis dan tidak ada lagi. Menurut Afrizal,  warga tidak tahu persis status ruas jalan tersebut, apakah jalan provinsi atau kabupaten. Namun warga sendiri tidak mempersoalkan status jalan dimaksud, karena yang terpenting bagi warga adalah kerusakan pada ruas jalan tersebut segera diperbaiki.

"Sebab jika tidak diperbaiki, selain kerusakan akan terus bertambah parah, kemudian warga juga kesulitan dalam mengeluarkan dan menjual hasil pertanian. Tidak menutup kemungkinan dapat menimbulkan kecelakaan yang cukup parah bagi pengguna ruas jalan itu. Oleh sebab itulah, warga berharap dan meminta perhatian serius pemerintah terhadap kerusakan ruas jalan itu," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR