KERIPIK kentang menjadi makanan kesukaan banyak orang. Namun, makan keripik kentang sering membuat ketagihan. Dalam sebuah penelitian di Frontiers in Psychology, peneliti membiarkan tikus memilih tiga makanan berbeda, yaitu makanan biasa, campuran lemak, dan karbohidrat atau keripik kentang. Hasilnya para tikus jauh lebih menyukai keripik kentang daripada dua pilihan lainnya.

Keripik kentang memiliki dua kandungan utama di dalamnya, yaitu garam dan lemak. Penelitian menunjukkan makan garam memicu penglepasan dopamine, pembawa pesan kimia yang mengontrol pusat kesenangan otak.



Begitu otak Anda mendapatkan asupan keripik pertama kali, itu membuat Anda menginginkannya lebih banyak. Biasanya, lemak membantu membuat makanan lebih mengenyangkan sehingga seseorang tidak ingin memakannya secara terus-menerus, terutama seseorang yang sensitif terhadap rasa dari lemak itu sendiri.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR