MENGGALA (Lampost.co) -- Tiga remaja asal Kampung Gedungaji, Kecamatan Gedungaji, Tulangbawang dijemput paksa aparat Kepolisian Sektor Gedungaji di kediamannya masing-masing.

Ketiga pelaku yakni AC (16), FJ (17), dan SP (16). Dua diantaranya masih berstatus pelajar. Mereka ditangkap polisi, lantaran menjadi pelaku pencurian di SMA Negeri 1 Gedungaji. Bahkan, di lokasi tersebut para pelaku sudah tiga kali melancarkan aksinya.



Kapolsek Gedungaji Iptu Suhardi mengatakan, para pelaku ditangkap, Kamis (15/8/2019), sekitar pukul 12.30 WIB, saat tengah berada di rumahnya masing-masing.

Penangkapan para pelaku, berdasarkan laporan korban Sugianto (24) penjaga sekolah 12 Agustus 2019.

"Pelaku FJ dan SP masih berstatus pelajar. Sedangkan AC remaja putus sekolah. Mereka sudah tiga kali beraksi di lokasi yang sama," kata Suhardi, Sabtu (17/8/2019).

Aksi kejahatan yang pertama, terang Suhardi, terjadi, Jumat (9/8/2019) sekitar pukul 10.00 WIB, ketika dewan guru dan murid tengah melaksanakan gotongroyong. Para pelaku masuk ke ruang guru dan mengambil handpone, tablet putih yang berada di dalam tas milik salah seorang guru.

Lalu aksi kedua, terjadi Sabtu (10/8/2019), sekitar pukul 21.30 WIB. Para pelaku masuk ke dalam ruang guru dengan mencongkel jendela dan mengambil tabung gas elpiji 3 kg.

Kemudian para pelaku masuk ke dalam mess Sugianto yang bersebelahan dengan ruang guru dan mengambil handphone, jam tangan serta uang tunai Rp50 ribu milik korban.

Kemudian aksi ketiga, terjadi Minggu (11/8/2019), sekitar pukul 07.00 WIB. Para pelaku kembali masuk ke dalam ruang guru melalui jendela dan mengambil kompor gas. Lagi-lagi para pelaku masuk ke mess Sugianto dan berhasil membawa kabur dompet korban.

"Para pelaku berhasil ditangkap beserta barang bukti berupa handphone Lenovo warna putih, handphone Tablet Advan warna putih, kompor gas merek rinnai warna silver, dompet warna hitam, tabung gas elpiji 3 kg, dan jam tangan merek smail warna biru," ujar dia.

EDITOR

Abdul Gofur

TAGS


KOMENTAR