BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--DPRD Bandar Lampung mendukung Pemerintah Kota (Pemkot) setempat melakukan kembali rekayasa Lalu Lintas (Lalin) di bawah flyover Mall Boemi Kedaton (MBK) yang kerap mengalami kemacetan.

Anggota Komisi III DPRD Bandar Lampung, Erika Novalia Sani mengungkapkan memang harus ada pelebaran jalan dibawah flyover MBK, sebab saat ini terjadi kemacetan yang parah terutama pada saat jam kerja. Lebar U Turn di bawah flyover memang kecil, makanya Pemkot harus melebarkan jalan tersebut, kata Erika saat dihubungi Lampost.co, Rabu (27/6/2018).



Selain itu, harus ada perubahan Lalin juga pada pintu keluar kendaraan di MBK, sebagai salah satu faktor penyumbang kemacetan diruas jalan tersebut. "Pintu keluar kendaraan MBK kan ada di jalan Teuku Umar. Seharusnya ada rekayasa lalin juga yakni, kendaraan keluar dan masuk melalui jalan Sultan Agung," katanya.
Untuk itu, Pemkot diminta berkoordinasi dengan pihak MBK, untuk merubah jalur keluarnya kendaraan. “Seharusnya juga pengelola MBK bisa memikirkan juga untuk merubah arah keluar kendaraan tersebut,” kata dia.

Sebelumnya, Wali kota Bandar Lampung Herman HN melakukan inpeksi mendadak (Sidak) dengan menelusuri penyebab terjadinya kemacetan yang ada dibawah flyover MBK.

Ia mengatakan, kendaraan dari arah Tanjungkarang menuju jalur dua Way Halim dinilai terjadi kepadatan, penyebabnya, salah satunya kendaraan dari arah Way Halim ke arah Rajabasa, putarannya terlalu sempit. "Saya minta Dishub dan Dinas PU untuk membongkar putaran dibawah flyover, nanti setelah dibongkar, di semen lagi," kata Herman HN, usai sidak di bawah flyover MBK.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR