BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Yayan Indrawan (20) warga Kecamatan Sukarame harus mengakhiri aksinya sebagai spesialis pencuri kotak amal rumah ibadah, lantaran kepergok warga dan diamankan Unit Reskrim Polsek Telukbetung Selatan, Jumat (26/1/2018) sekitar pukul 05.00 WIB. Yayan ditangkap saat kedapatan mencongkel salah satu kotak amal musala di kelurahan Sukaraja, Kecamatan Bumi Waras.

Kapolsek TbS Komisaris Polisi Listiyono Dwi Nugroho mengatakan, pelaku diamankan dan sempat diamuk oleh warga hingga babak belur. Kemudian strong point Polsek TbS datang untuk mengamankan pelaku. Dari pengakuan tersangka, ada sekitar tujuh rumah ibadah yang ia jarah kotak amalnya, namun keterangan tersebut masih didalami karena berdasarkan laporan dan keluhan beberapa Kapolsek di Bandar Lampung, diduga kuat pelaku telah lebih dari 10 kali melakukan pencurian.



"Jadi kita amankan sekitar pukul lima pagi (26/1), pelaku curat 363 kotak amal, banyak masukan dari Kapolsek, pelaku pencuri kotak amal berkerliaran. Dia ini ketahuan maling di musala daerah Sukaraja," ujarnya saat ditemui di Mapolresta Bandar Lampung, Jumat (26/1).

Modus pelaku dengan cara berjalan kaki, kemudian melakukan pemantauan terhadap rumah Ibadah. Jika dalam keadaan sepi, baik siang maupun malam hari, disitulah ia mulai beraksi dengan menggunkana obeng dan mencongkel kotak amal yang ada di rumah ibadah.

"Dia ini jalan terus salat, tapi matanya ngelirik-ngelirk gitu, nah pas kosong baru dicongkel kotak amalnya," kata mantan Kapolsek Natar itu.

Dari pelaku diamankan uang tunai sebesar Rp300 ribu, satu buah obeng, dan kotak amal yang ia congkel di lokasi terakhir. Pelaku juga dijerat dengan paal 363 KUHP tentang Pencurian dengan Pemebratan, dengan ancamana maksimal tujuh tahun Penjara.

Sementara pelaku berdalih, menjadi spesialis kotak amal dikarenakan lebih mudah ketika beraksi, dibandingkan mencuri dari rumah, atau toko serta warung milik para warga.

"Ya kalau ini lebih mudah bang, saya kadang siang kadang malam, kadang numpang salat, kadang enggak, liat kondisi aja," katanya.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR