PRINGSEWU (Lampost.co)--Sejumlah kepala pekon di Kabupaten Pringsewu bakal menjadi bakal calon anggota legislatif (bacaleg) dalam Pemilu 2019 mendatang.
Menanggapi banyaknya kepala pekon yang bakal menjadi bacaleg, Kabag Tapem Pemkab Pringsewu Dewanto, menyatakan tidak masalah. "Yang penting jika benar sudah dinyatakan sebagai caleg tetap, para kepala pekon harus mundur," ungkap Dewanto, saat dikonfirmasi Lampost.co, Rabu (4/7/2018).
Dewanto menjelaskan, selagi kepala pekon masih bisa aktif kerja tidak masalah. Apalagi kata Dewanto, saat ini masih dalam tahapan melengkapi berkas pencalonan. Dia menjelaskan toh pencalonan di 2019.
Menurutnya sambil melengkapi berkas persyaratan, kepala pekon yang berniat maju menjadi caleg, harus tetap melayani rakyat. "Sebelum menjadi calon tetap masih sebagai kepala pekon, sehingga harus mengurus pekon," ungkapnya.
Namun, tambah Dewanto, apabila benar telah di pilih partai dan di tetapkan swbagai caleg tetap secara otomatis harus berhenti sebagai kepala pekon. 
Pemantauan Lampost.co, selama dua hari mulai Senin dan Selasa (2-3/7) beberapa kepala pekon ikut tes psikhologi yang berlangsung di SMP Islam KH. Holib dan tes narkoba di RSUD Pringsewu. 
Sementara untuk kepala pekon yang juga ikut tes narkoba Kepala Pekon Fajar Mulya, Sukoco (Golkar), Kepala Pekon Siliwangi, Maryono (Golkar), Kepala Pekon Margodadi, Syamsudin (PPP), Kepala Pekon Sumberagung, Ahmad Nizar (PDI-P), Kepala Pekon Wates Selatan
Irham (PDI - P), Kepala Pekon Tulung Agung Amin Murtakim (PKB). 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR