MESUJI (Lampost.co) -- Kementrian Sosial (Kemensos) menurunkan tim asesmen penyaluran bantuan dan program, ke kawasan hutan negara Register 45, Kabupaten Mesuji, Rabu 21 Agustus 2019.

Ketua tim dari Kementrian Sosial Marleni mengatakan, pihaknya diutus pimpinan untuk melakukan asessmen di Register 45 setelah sebelumnya mendapatkan laporan dari pemerintah provinsi Lampung jika di Register 45 jika ada konflik sosial. 



"Sejauh ini kami tidak mengetahui Register 45 ini apa, masalahnya apa, Kementrian tidak paham ini Register 45 dan diisi warga bukan dari Mesuji. Namun kami mendapatkan laporan dari provinsi jika disini ada konflik sosial, itu dasar kami kemari untuk Asessmen," jelas Marleni kepada Lampost.co. 

Secara kemanusiaan, lanjut dia, pihaknya tidak memikirkan ini tanah negara, namun secara kemanusiaannya masayarakat di Register 45 membutuhkan air. 

"Harapannya kita tidak terjadi konflik kembali, damai," lanjutnya. 

Disisi lain, Kepala Dinas Sosial Mesuji, Suhaimi menerangkan jika konflik kemarin di Register 45 sudah terdengar hingga nasional. 

"Saya pinta betul kepada sodara saya disini, tolong jaga situasi kondusif. Semut saja kami lindungi, apalagi sampean," kata Kepala Dinas sosial Mesuji, Suhaimi.

Pihaknya berharap masyarakat di Register 45 bisa menjaga program yang akan turun nanti. 

 "Kita ingin membangun kesenian disini, salah satunya jaranan kepang. Kita tidak berbicara masalah pas atau tidaknya program ini di tanah negara dan sebagainya, yang kita bicarakan adalah kemanusiaannya untuk menyatukan mereka  agar tidak mudah tersulut kembali. Jika ada program yang turun mari kita jaga bersama," lanjut Suhaimi.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR