JAKARTA (Lampost.co)--Kementerian Sosial (Kemensos) mengklaim program bantuan sosial (bansos) Pemerintah Pusat berhasil memuaskan masyarakat Indonesia. Hal itu didasari dari hasil survei independen yang dilakukan oleh MicroSave Consulting Indonesia.

Studi dalam kerangka kerja sama antara Kemensos dengan Bill & Melinda Gates Foundation (BMGF) dan lnke Maris & Associates (IMA) ini dilakukan di 15 provinsi dan mencakup 28 kota/kabupaten. Dalam laporannya, sebanyak 93,2% Keluarga Penerima Manfaat (KPM) Program Keluarga Harapan (PKH) menyatakan puas terhadap program bantuan sosial yang bertujuan menekan angka kemiskinan di Indonesia.



Dirjen Perlindungan dan Jaminan Sosial, Harry Hikmat, menjelaskan bahwa hasil survei tersebut menunjukkan hampir semua responden (93%) puas terhadap keteraturan penerimaan dana bansos PKH ke dalam rekening. Sebanyak 92% puas terhadap respons Contact Center PKH dalam menanggapai aduan, 94% puas terhadap pendampingan PKH, 93% puas terhadap kemudahan menjangkau lokasi pencairan bansos.

"Selain itu, 94% responden menyatakan puas terhadap kemudahan bertransaksi di lokasi pencairan bansos. Bahkan sebesar 86% KPM PKH mengetahui bahwa program PKH adalah program Pemerintah Pusat. Mereka juga dapat menjelaskan dengan baik pemanfaatan bantuan sosial sebagaimana yang disyaratkan pemerintah," katanya di Jakarta, Senin (15/4/2019).
Lebih lanjut dia, menjelaskan sebanyak 74% responden menggunakan dana bansos PKH untuk pembelian peralatan sekolah, 67% untuk biaya sekolah, 38% untuk biaya trasportasi ke sekolah, 42% biaya ekstrakulikuler sekolah, dan 33% untuk biaya masuk sekolah di tahun ajaran baru.

"Selain untuk kebutuhan sekolah, 54% responden juga menggunakan dana bansos untuk membeli makanan. Tak hanya itu, KPM PKH juga mengapresiasi positif bansos non tunai melalui Kartu Keluarga Sejahtera (KKS). Sebanyak 98% KPM PKH Iebih memilih metode penyaluran non tunai melalui KKS dibandingkan dengan cara sebelumnya melalui kantor pos," jelas Harry.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR