KRUI (Lampost.co) -- Kasi Bimbingan Masyarakat Islam pada Kementerian Agama Willayah Kabupaten Pesisir Barat, Ahmad Khotob, mengatakan pihaknya telah menghubungi kantor urusan agama (KUA) Bengkunat, Kecamatan Ngaras). Dan hasilnya mengenai nama pasangan warga yang tidak menerima buku nikah meskipun telah melaksanakan pernikahan dua tahun lalu, memang tidak terdaftar di KUA setempat.

"Jadi sudah saya tanya ke kepala KUA Bengkunat (Ngaras), biasanya kalau sudah sampai KUA persyaratannya sudah lengkap pasti akad nikah dan dikeluarkan buku nikah. Di KUA enggak ada nama itu. Jadi kemungkinan bisa jadi itu ulah oknum," kata dia, Senin (13/8/2018).



Ia mengatakan sistem pernikahan saat ini sudah pakai sistem online, begitupun dengan sistem informasi manajemen nikah.

Baca Juga:

Dua Tahun Menikah, Warga Ngaras Belum Juga Terima Buku Nikah

"Kalau nikah dirumah juga ada sistem informasi penerimaan negara bukan pajak (PNBP). Kalau bersangkutan bisa menunjukkan bukti setoran PNBP silahkan saja. Kalau kami sudah transaparan, kalau bisa ditunjukkan kami keluarkan buku nikahnya," kata Ahmad Khotob.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR