MESUJI (Lampost.co) -- Dampak dari kemarau panjang tidak banyak berpengaruh terhadap hasil panen padi petani di Kabupaten Mesuji, Kamis 12 September 2019.

Kabid Pertanian Tanaman Pangan, Dinas Pertanian Mesuji, Suwarda, memaparkan jika saat ini, rata rata petani di Kecamatan Rawajitu Utara memproduksi gabah kering panen sebanyak 6,8 ton per hektar. Sedangkan petani di Kecamatan Mesuji Timur produksi hingga 5,6 ton per hektar. 



Saat ini, 80% padi petani sudah dipanen di Kecamatan Rawajitu Utara, Mesuji Timur 40 %, dan Kecamatan Mesuji 20%.

"Kami tengah mengukur luas baku lahan sawah dengan sistem Arcgis. Secara keseluruhan, hasil panen dinilai petani cukup bagus dan memiliki harga tinggi, yakni Rp.4.400 per kg untuk gabah kering panen," jelas Suwarda kepada Lampost.co. 

Situasi ini dianggap banyak petani Mesuji sebagai sebuah keberhasilan. Dan, keberhasilan ini tak lepas dari pas-nya waktu tanam.

"Kami pelajari dari tahun tahun sebelumnya untuk masa tanam. Kapan kemarau akan datang, kapan air akan berubah payau. Untuk itu, kami menyesuaikan waktu tanam, alhamdulilah semua berjalan baik sejauh ini," jelas Ketua Gapoktan Desa Pangkal Mas Mulya, Timbul.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR