KRUI (Lampost.co) -- Seluas 2.518 hektare (ha) dari total 8.745 ha lahan sawah di Kabupaten Pesisir Barat tidak bisa ditanami padi alias menganggur akibat kekeringan. Hal itu dikatakan Kabid Tanaman Pangan Dinas Pertanian Kabupaten Pesisir Barat, Gunawan melalui Kasi Produksi pada Dinas Pertanian Pesisir Barat Rizki Widyaningrum, Selasa, 3 September 2019.

"2.518 ha tersebut bervariasi ada yang memang tidak bisa ditanam. Ada yang ditanam tetapi gagal panen atau puso," kata Rizki.



Kecamatan Ngaras, Bangkunat, dan Kecamatan Ngambur menjadi wilayah pertanian terparah yang mengalami dampak kekeringan. Lahan sawah di tiga daerah itu sama sekali tak bisa ditanami padi.

Menurut Rizki, Dinas Pertanian sudah melakukan upaya memaksimalkan pompa air milik pemerintah yang telah dibagikan kepada petani yang lahan pertaniannya mengalami kekeringan. Tapi, ternyata pompa air tidak bisa banyak membantu karena sumber air tidak ada.

Selain itu, pihaknya juga menyalurkan bantuan benih padi kepada para petani yang mengalami gagal tanam.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR