WAY KANAN (Lampost.co) --  Kemarau yang cukup panjang tahun ini, Kodim 0427/ Way Kanan kembali melaksanakan salat istiska dan doa bersama untuk memohon diturunkannya hujan. 

Sholat Istisqo dan doa bersama dilaksanakan di Halaman Makodim 0427/Way Kanan, Rabu, 18 September 2019. Dandim 0427/Way Kanan Letkol Czi Komara, menyampaikan bahwasannya salat istiska dan doa bersama dilaksanakan mengingat kemarau panjang yang masih terjadi di wilayah Indonesia sehingga menambah sulitnya proses pemadaman kebakaran hutan dan lahan yang menyebabkan bencana kabut asap di Indonesia.



Salat istiska pada hari ini adalah yang kedua kali yang digelar Kodim 0427/WK, tujuan untuk meminta hujan kepada Allah, sehingga tidak lagi merasakan kemarau dan kekeringan.

"Saya menghimbau masyarakat tidak sembarangan membakar di lahan kosong. Karena di musim kemarau dan kekeringan, ketika ada seseorang sengaja maupun tidak sengaja membakar lahan dapat berdampak kebakaran," tegasnya.

Sholat Istisqa diimami oleh Ustadz Abud dan sebagai Khotib Ustadz Jaka Anggara, dimana dalam ceramahnya, Ustaz Jaka Anggara mengatakan, salat istiska adalah sholat permohonan kepada Allah SWT agar  diturunkannya air hujan.

"Kita umat yang beriman diwajibkan oleh Allah SWT agar bertobat kepada Nya. Sesungguhnya salah satu penghalang dikabulkannya doa kita dan murkanya Allah SWT adalah banyaknya maksiat yang dilakukan oleh manusia maka dari itu marilah kita jauhi maksiat dan selalu bertaubat kepada Allah SWT sehingga doa - doa kita terkabulkan dan kita semua terhindar dari segala bencana," ucapnya.

Sholat Istisqo diikuti oleh Forkopimda Kabupaten Way Kanan serta jajaran Kodim 0427/Way Kanan dan unsur instansi pemerintah dan lainnya.

 

EDITOR

Setiaji Bintang Pamungkas

TAGS


KOMENTAR