BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Hingga saat ini pihak keluarga Sheva masih bungkam terkait kasus penusukan yang dilakukan oleh adik tingkatnya di Islamic Center pada 8 September lalu.

Saat Lampost.co mendatangi ruang inap yang ditempati Sheva, Rabu 11 September 2019, ternyata korban telah berpindah ruangan yang semulanya berada di ruangan sebelah kiri lantai 6, menjadi ruangan sebelah kanan lantai 6. Pihak perawat yang saat itu ingin memberikan makan siang pun enggan memberikan komentar terkait perkembangan Sheva.



Baca juga: Mahasiswa Polinela Ditikam di Islamic Center

Saat ditemui dalam ruangannya, Sandi selaku Humas RS Bintang Amin menjelaskan bahwa pihak rumah sakit tidak dapat memberikan keterangan lebih karena pihak keluarga yang belum mau didatangi pihak manapun.

"Kami memohon maaf tidak bisa memberikatan argumen lebih karena ini merupakan suatu hak dari pasien, maka kami menghormatinya," terang dia.

Baca juga: Empat Penganiaya Mahasiswa Polinela Ditangkap, Ini Identitasnya

Ia menambahkan kondisi terkini Sheva membaik di tiap harinya. "Kami senang karena perkembangan korban kian hari kian membaik, dan harapan kami juga semoga Sheva segera pulih total," jelas dia.

Sebelumnya Sheva merupakan korban penusukan dari 4 pelaku yang 2 diantaranya merupakan adik tingkatnya di Polinela. Kejadian terjadi di duga masalah pribadi diantara keduanya saat sedang melaksanakan propti.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR