KOTABUMI (Lampost.co)--Keluarga bocah penyintas meningitis mengaku untuk menjaga buah hati mereka yang masih tergulai lemah hanya mengharapkan kemurahan hati warga yang simpati. Hal itu diketahui saat Lampost.co menyambangi ruang 2 x 2m ruang anak kelas III.1 RSD HM Mayjend Rayacudu Kotabumi, Kamis (16/5/2019).

"Ya kami belum tahu mau sampai kapan anak kami dirawat di sini, dan saat ini kondisinya masih begini. Sementara waktu normal saja pekerjaan saya hanya buruh serabutan, apa lagi sekarang hanya mengharapkan ada pendarma yang berbaik hati menyisihkan sebagian rezekinya," kata ayah Vanesa Angel, Syahril.



Begitupun terkait dengan masalah pembiayaan perwatan diluar rumah sakit, menurutnya, apa yang didapat selama ini hanya habis dijalan. Sementara perawatan di rumah sakit hanya separuh, dan separuhnya belum diketahui petanggung jawabannya. Oleh karena itu, mereka saat ini masih sangat membutuhkan uluran tangan pendarma sekedar meringankan beban keluarga kurang mampu itu.
"Hidup normal saja, saya sulit. Apalagi harus mengurus anak sakit  di sini, tidak tega meninggalkan pada istri dan kerabat. Terpaksa ikut jaga juga, sementara yang menjadi tulang punggung tak ada," terangnya.

"Maunya ada bantuan lain, sebab kami keluarga sangat membutuhkan. Mudah-mudahan doa kami yang sesang diuji dapat diizabah olehnya, "tambahnya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR