BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Keluarga besar Lampung Post menggelar buka puasa bersama dengan sejumlah anak yatim piatu, kaum duafa, dan masyarakat sekitar, di kantor setempat Jalan Soekarno-Hatta No. 108, Bandar Lampung, Jumat (8/6/2018).
Ketua Pelaksana Kegiatan Imron Umar mengatakan acara ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun dibulan ramadan yang dilaksanakan Lampung Post.
"Kegiatan kita memberikan sedekah, berbuka puasa pada kaum duafa, masyarakat sekitar Lampung Post dan anak yatim piatu. Ini kerjasama dengan PT Alfa Ria Trijaya TBK atau Alfamart Lampung," kata dia.
Khusus di Kantor Lampung Post, kata dia dihadiri sekitar 40 orang anak yatim, kaum duafa dan masyarakat sekitar. Acara diisi dengan ceramah dan buka puasa bersama. "Kita membagikan sedekah makanan berbuka puasa. Ini juga doa bersama bertujuan agar Lampung Post tetap berjaya dan bermanfaat bagi pembaca khususnya masyarakat Lampung," kata dia.

Bulan puasa kali ini, kata Imron, Lampung Post membagikan 184 paket berbuka puasa yang disebarkan ke lima tempat di Bandar Lampung dan Lampung Selatan, salah satunya di Kantor Lampung Post hari ini.
Selain itu kegiatan serupa digelar di Yayasan Yatim Piatu Quruba  Mulia, Sukarame, Yayasan Yatim Piatu Mahmudah, Kemiling, jamaah Masjid Agung Arroham Lampung Selatan dan jemaah Masjid Al Hidayah, Bukit Sukabumi Indah dan di kantor Lampung Post. 
"Ini merupakan wujud kepedulian perusahaan terhadap kaun duafa, fakir miskin, dan anak yatim. Kegiatan ini akan terus berjalan setiap tahun," kata dia.
Adapun penceramah dalam acara itu yakni KH Ahmad Yani dari Natar. Dia menyampaikan beberapa hal terkait bulan ramadan dan malam lailatur qadar.
Menurut Ustadz Ahmad Yani alangkah baiknya jika kita dapat mengistikomahkan kegiatan bulan ramadan di bulan bulan berikutnya. "Beribadah, dan termasuk ramadan berbagi," kata dia.
Kemudian keutamaan malam lailatul qadar. Menurut Ahmad Yani 10 malam diakhir ramadan merupakan malam lailatulqadar. "Harapannya ketika mendaptkan laitaul qadar itu umur umat Muhammad sama dengan umat sebelumnya, bisa mencapai 300an tahun. Artinya kebaikannya jadi panjang sehingga lebih cepat ke surga," kata dia. 

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR