BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Ayahanda Andi Arief, Arief Makhya, mengaku tidak pernah ada polisi yang datang ke rumahnya di Jalan Nusa Indah, Enggal, Bandar Lampung, beberapa hari terakhir. Ia pun mengaku heran hari ini ada beberapa wartawan yang datang ke rumahnya menanyakan hal serupa.

Hal itu terkait kabar penggrudukan rumah Wasekjen Partai Demokrat Andi Arief di Lampung oleh pihak kepolisian,



Berita Terkait: Polda Bantah Geruduk Rumah Andi Arief di Bandar Lampung

"Tidak ada polisi yang datang ke sini, ini rumah saya, orang tuanya, bukan rumah Andi Arief," ujar Arief yang mengaku tidak tahu-menahu permasalahan yang membawa nama anaknya itu, Jumat (4/1/2019).

Saat ditanya apakah ia mengetahui bahwa anaknya mengaku rumahnya di Lampung sempat di-gruduk polisi, Arief pun menjawab tidak tahu.

"Enggak ada dia cerita soal itu. Saya juga orangnya enggak suka liat berita di televisi, apalagi media sosial, jadi belum dapat kabarnya," katanya.

Berita Terkait: Pemilik Eks Rumah Andi Arief Bantah Ada Penggerebekan

Saudara perempuan Andi meminta wartawan untuk tidak lagi menanyakan hal itu kepada ayahnya. Ia khawatir apa yang disampaikan menjadi bumerang bagi keluarga dan adiknya sendiri. "Sudah ya, ayah saya jangan ditanya-tanya lagi. Kasihan, beliau ini kan sudah tua. Nanti pasti ada saja keterangan yang dipelintir. Saya tegaskan ini bukan rumah Andi, tapi rumah orang tuanya, jadi jangan tanya ke sini lagi," ujar wanita yang enggan disebut namanya itu memohon.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR