KOTABUMI (Lampost.co)-- Untuk meningkatkan produktifitas hasil panen padi, empat kelompok tani (Poktan) Kecamatan Abung Surakarta, mengembangkan agensi hayati, yakni bakteri Peanybacillus. 
 
Kepala Unit Pelaksana Teknis Daerah Dinas Pertanian Kecamatan Abung Surakarta, Wardoyo, Kamis (14/3/2019) mengatakan mulai 2019 pihaknya bekerja sama dengan Laboratorium Proteksi Tanaman Pangan, Desa Semuli Raya, Kecamatan Abung Semuli, mengembangkan agensi hayati bakteri jenis Peanybacillus. Keberadaan agensi hayati ini, ditujukan untuk mencegah penyakit kerdil akar, hawar pelepah dan penyakit blash pada tanaman padi. 
 
Poktan yang melakukan uji materi pengembangan agensi hayati ini yaitu Poktan Asri Empat, Bakti Lestari, Bakti Rahayu dan Ikhlas Makmur. 
 
Ia menambahakan, media tumbuh bakteri jenis Peanybacillus, cukup mudah, yakni ubi (mantang), gula pasir, air dan bibit bakteri yang telah disterilkan. 
 
Selanjutnya, hasil uji dari agensi hayati pada tanaman di lapangan, dapat dilihat dengan cepatnya pertumbuhan akar baik pada tanaman padi maupun singkong. Manfaat agensi hayati ini, pada tanaman padi akan mencegah penyakit kerdil akar dan blash sehingga agensi ini menjadi salah satu daya dukung tanaman tidak mudah terserang penyakit. "Upaya ini secara tidak langsung akan mendongrak  produktifitas hasil panen," ujarnya. 
 
 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR