BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Kejaksaan Tinggi Lampung mencatat hingga semester pertama atau pertengahan tahun 2018, setidaknya ada 77 kasus kekerasan terhadap anak, hal itu diungkapkan Kejati Lampung Susilo Yustinus.

Menurut Susilo, kekerasan terhadap anak harus betul-betul ditangani serius oelh semua pihak mengingat mereka adalah generasi penerus yang harus dilindungi. "Kekerasan anak juga banyak untuk saat ini jadi upaya lebih kedepan harus ditingkatkan supaya hal ini tidak terjadi lagi. Sampai saat ini ada 77 perkara yang masuk kekami," kata Susilo.



Selain perkara kekerasan terhadap anak, lanjut Susilo, ada beberapa perkara laninya seperti C3, pencurian dengan pemberatan (curat), pencurian dengan kekerasan (curas) dengan jumlah yang cukup banyak yakni 399 perkara. Terdiri dari curat 289 dan curas 113 kasus.

" Yang paling banyak perkara masuk tetap narkotika menduduki peringkat pertama dengan jumlah 522 kasus," katanya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR