BANDAR L:AMPUNG (Lampost.co)---Kejaksaan Tinggi Lampung makin serius menyelidiki kasus dugaan korupsi di desa-desa. Sebab, dalam beberapa tahun terakhir korupsi di tingkat desa makin meningkat.

Kajati Lampung Syafrudin menegaskan seluruh jajaran korps Adhyaksa bergerak cepat menangani laporan serta menyelidiki setiap desa yang menggunakan anggaran negara.
"Sudah saya perintahkan kepada seluruh kejari, kami selalu memantau dan sosialisasi ke desa-desa agar jangan terjerat kasus korupsi," kata Kajati di kantornya, Selasa (6/2).
Dalam hal penyelidikan, jaksa tidak terfokus pada anggaran dana desa saja, tetapi secara keseluruhan dana yang berasal dari keuangan negara. "Setiap pengelolaan uang negara harus tepat sasaran termasuk raskin dan bantuan lainya," kata Syafrudin.
Kajati tidak menampik jika saat ini banyak perkara yang ditangani kejaksaan yang berasal dari masing-masing desa, namun untuk teknis jumlah secara keseluruhan, pihaknya belum bisa menjelaskan secara perinci. "Saat awal tahun ada sekitar 10 kasus perkara dari desa, tapi detailnya ke bagian pidana khusus," kata Kejati.
Selain tindakan tegas dan fokus pemberantasan korupsi di desa-desa, kejari harus terus melakukan sosialisasi kepada seluruh kepala desa untuk mejauhi tindakan yang berpotensi korupsi atau gratifikasi.



 

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR