KALIANDA (Lampost.co) -- Kejakasaan Negeri (Kejari) Lampung Selatan melakukan upaya kasasi dan banding terhadap sejumlah kasus penyalahgunaan narkoba dengan tuntutan mati dan seumur hidup. Dalam putusan pengadilan, kasus penyalahgunaan narkoba yang ditangani Kejari Lampung Selatan dengan tuntutan mati dan seumur hidup, oleh hakim dituntut dengan kurungan penjara selama 20 tahun.

Atas putusan Majelis Hakim atas sejumlah kasus narkoba tersebut, Kejari Lampung Selatan melakukan upaya banding dan kasasi. "Untuk itu, kami lakukan kasasi dan banding terhadap kasus narkoba," kata Kepala Kejari Kalianda, Sri Indarti, saat rilis dalam rangka hari Adhiyaksa ke-58, di aula Kantor Kejari setempat, Senin (23/7/2018).



Dijelaskannya, tiga kasus narkoba dengan tuntutan mati dan ada empat kasus dengan tuntutan penjara seumur hidup. Semua kasus itu sudah diputuskan pengadilan negeri dan tinggi. "Semua tersangka di tuntut Pasal 114 ayat 2, juncto Pasal 132 Undang-undang tentang Narkotika Nomor 35/2009," ujarnya.

Sedangkan tuntutan hukuman penjara seumur hidup dengan kasus yang sama, kata dia, putusan hakim kurungan 20 tahun dan 18 tahun penjara. "Tuntutan seumur hidup di putus 20 dan 18 tahun penjara," ujarnya.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR