BANDAR LAMPUNG (lampost.co)---Kejaksaan Negeri Bandar Lampung menggandeng Polda Lampung dan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memburu lima buronan kasus korupsi.

"Kami akan melakukan kordinasi dengan kepolisan (Polda Lampung) dan KPK untuk menangkap mereka," kata Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Hentoro Dwi Cahyono, di Kantornya, Selasa (2/1/2018).



Hentoro menuturkan setidaknya ada lima buronan kasus korupsi yang kini sedang dalam pengejaran Kejari Bandar Lampung. Salah satu diantaranya adalah Liones Wangsa. "Upaya sudah kita lakukan sekuat tenaga. Termasuk menyebarluaskan brosur para DPO. Pada intinya kami akan terus melakukan penyelidikan dimana keberadan mereka (buronan)," jelasnya.

Kajari menghimbau kepada para DPO supaya menyerahkan diri dan menjalani proses hukuman yang telah diputuskan atau yang sedang dalam proses. "Lebih baik mereka menyerah ketimbang bersembunyi. Jika tertangkap itu akan memberatkan hukuman," ujarnya.

Kasi Tindak Pidana Khusus (Kasi Pidaus) Kejari Bandar Lampung, Tedi Nopriadi menambahkan saat ini pihaknya akan menyidangkan perkara Liones Wangsa dengan status tanpa narapidana (inaptentia). "Kami akan sidangkan dia tanpa terdakwa. Sekarang kita lagi tahap pengumpulan berkas. Dia inikan sudah terkena dua perkara. Satu jalan kampung yang sudah diputus sama MA selama 4 tahun, sekarang kita akan sidangkan lagi perkara berbeda yang soal pabrik es," jelasnya.

EDITOR

Iyar Jarkasih

TAGS


KOMENTAR