BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kejaksaan Negeri Bandar Lampung memberhentikan sementara dua pegawainya yang tertangkap Satuan Reserse Narkoba atas penyalaguna narkotika jenis sabu-sabu.
Kepala Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, Hentoro Dwi Cahyono mengatakan, untuk sementara dua pegawai yang tertangkap oleh pihak kepolisian karena kasus narkotika dihentikan dari tugasnya, hal ini pun telah diberitahu Kekejati Lampung selaku atasannya.

"Ya betul ada dua pegawai kami yang tertangkap saat menggunakan narkoba, tapi bukan jaksa keduanya ini satu pegawai pengawal tahanan satunya lagi staf pemeriksaan," ujar Hentoro.
Dari hasil laporan sementara yang diterima Kejakasaan, kata Kejari, keduanya ditangkap di rumah masing-masing saat mengkonsumsi narkotika jenis sabu. Atas perkara yang menimpa pegawianya itu, Hentoro mengatakan pihaknya mempersilakan memproses sesuai aturan hukum yang ada. "Kami menyerahkan sepenuhnya kasus ini kepada pihak kepolisan sebagaimana aturan hukuman yang ada," kata Kejari.
Kejaksaan tetap komitmen dan selalu tegas dalam hal pemberantasan narkoba jenis apa pun itu. "Kita selau tegas soal narkotika,  dan saya selalu sarankan berulang jauhi perbuatan melawan hukum, jika bersalah dan alat bukti memenuhi silakan proses," katanya.
Ditanya apakah ada bantuan hukum untuk kedua pegawainya yang tersandung narkoba tersebut, Kejari memastikan tidak ada bantuan hukum, karena menurutnya Jekasa Pengacara Negara bertugas di bidang perdata dan tata usaha negara.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR