BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, belum memastikan langkah terkait vonis rendah Pengadilan Tinggi dan Pengadilan Tipikor Tanjungkarang terhadap tiga terdakwa atas nama Hipni Idris (DPRD aktif Kabupaten Pesawaran), Satria Permadi (Kacab Bank Lampung, Antasari) Hipni Razak (PNS Bank Lampung). Hal ini diungkapkan Kasi Pidsus Kejari Bandar Lampung, Tedi Nopriadi, kepada Lampost.co Jumat (31/8/2018).

Tedi menyebut hingga saat ini pihaknya belum menerima salinan putusan resmi atas sidang banding ketiga terpidana. "Belum kami terima salinan putusan resminya sampai sekarang," kata mantan Kasi Pidsus Lamteng ini.

Berita Terkait: Pengadilan Tinggi Tegaskan Hipni Idris Terbukti Korupsi, Pencalonan Terancam Gagal



Jika salinan putusan telah diserahkan kepihak Kejari, kata Tedi, pihaknya tentunya akan menggelar rapat langkah apa yang akan ditempuh, "Kalau dilihat dari putusan yang rendah ini tentunya kami kecewa, tapi intinya kalau surat sudah kami terima kami gelar rapat apakah akan menempuh kasasi atau tidak," kata dia.

Diketahui Jaksa Penuntut Umum Kejari Bandar Lampung mengajukan Banding ke Pengadilan Tinggi atas vonis rendah tiga terdakwa atas nama Hipni Idris, Satria Permadi dan Hipni Razak, namun dari hasil banding yang diajukan Jaksa Hakim Pengadilan tinggi sependapat dengan putusan Pengadilan Tipikor Tanjungkarang.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR