BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Pemerintah Provinsi Lampung terus berupaya mengejar ketertinggalan yang cukup jauh dibandingkan dengan provinsi lain yang telah maju. 

Gubernur Lampung M Ridho Ficardo mengatakan Provinsi Lampung sangat membutuhkan berbagai program strategis nasional yang diharapkan dapat mendorong percepatan dan mengatasi berbagai permasalahan pembangunan.  



"Ada beberapa hal yang diusulkan untuk dapat diakomodir dalam penyusunan RKP Tahun 2020 maupun RPJMN Tahun 2020-2024," kata dia dalam Musrenbang Rencana Kerja Pemerintah Daerah (RKPD) 2020, di Ballroom Novotel Lampung, Selasa (26/3/2019). 

Dalam bidang pembangunan manusia, indikator pembangunan manusia dan kemiskinan menunjukkan bahwa Provinsi Lampung masih belum lebih baik dari rata-rata nasional

"maka kami memohon dukungan untuk Revitalisasi seluruh Balai Latihan Kerja dan Pengembangan Pendidikan Vokasi sebagai wahana untuk pendidikan dan pelatihan keterampilan masyarakat, terutama rumah tangga miskin," paparnya. 

Dalam bidang pembangunan ekonomi, Ridho mengusulkan Lampung dapat menjadi salah satu wilayah pengembangan kawasan industri prioritas yaitu Kawasan Industri Way Pisang, Lampung Selatan dan menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas baru pada RPJMN tahun 2020—2024, yaitu Kawasan Pantai Barat Provinsi Lampung yang saat ini telah menjadi tujuan wisata surfing bagi wisatawan mancanegara, namun secara aksesibilitas masih terbatas.  

Sementara di bidang pembangunan infrastruktur, Pemerintah Pusat telah membentuk Balai Pembangunan Jalan Nasional XIX Bandar Lampung, yang secara khusus bertugas menangani pembangunan dan pemeliharaan jalan nasional di Provinsi Lampung. 

"Untuk peningkatan kualitas jalan dan aksesibilitas di Provinsi Lampung kami telah mengusulkan peningkatan status beberapa ruas jalan  menjadi jalan nasional, yang diharapkan dapat mengatasi ketimpangan antar wilayah dan memperlancar aksesibilitas untuk pengembangan ekonomi," ungkapnya. 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR