METRO (Lampost.co)-- Musibah Kebakaran warung di Jalan Yosudarso, Gang Wawai 15 Polos Kelurahan Metro, Kota Metro, Sabtu (30/3/2019) malam meninggalkan puing-puing sisa kebakaran dan duka mendalam. 
 
Bagi pasangan suami istri, Herman dan Eni, musibah itu, sebagai ujian terberatnya selama mengarungi bahtera rumah tangga selama ini. Dimana kedua anaknya Maya (3) dan Melan (9), serta orang tuanya Sugianto (50) menjadi korban musibah itu. 
 
Tidak ada firasat apa-apa sebelum musibah yang merenggut 3 nyawa itu terjadi. Makanya seperti biasa sebelum terjadinya musibah,  Eni tetap beraktifitas jualan dipasar. 
 
Namun, betapa kagetnya, saat mendapat kabar warung miliknya dilalap api hingga puing-puing yang tersisa. Juga 1 unit mobil miliknya juga terbakar tinggal menyisakan rangka. 
 
"Kejadiannya begitu cepat," kata Eni singkat. Saat itu, sebelum musibah terjadi, Eni, sedang menghidupkan kompor gas untuk menanak nasi. Selesai menghidupkan kompor, Eni melihat Sugianto suaminya beraktifitas memindahkan bensin dari dalam jerigen besar ke jerigen kecil.  
 
Meihat hal tersebut, Eni langsung mengingatkan suaminya agar aktifitasnya ditunda dan dilanjutkan setelah dirinya selesai menanak nasi. Sementara kedua cucunya Melan dan Maya berada didalam kamar. Rupanya apa yang disarankan Eni kepada suaminya, tidak diindahkan oleh Sugianto. Sesaat setelah mengingatkan suaminya, Eni bergegas ke kamar mandi untuk buang air kecil. 
 
Seusai dari kamar mandi, ia melihat ada pijaran api dari kompor gas menyambar bensin yang sedang dituangkan suaminya. Hanya hitungan detik kobaran apinmakin membesar disertai dengan tiga kali ledakan. Diduga ledakan tersebut, berasal dari jerigen berisi bensin dan juga tabung gas. 
 
Melihat api makin membesar dan terjadi ledakan, spontan Eni lari keluar dari warung meninggalkan Sugianto dan 2 cucunya yang saat itu dimungkinkan sedang tidur-tiduran. 
 
Kapolsek Metro Pusat, Ajun Komisaris Polisi (AKP), Suhardo, mewakili Kapolres Metro, AKBP Ganda MH Saragih, mengatakan musibah tersebut terjadi akibat sambaran api kompor gas ke bbm yang sedang dituang Sugianto, saat istrinya Eni memasak nasi. 
 
Suhardo menjelaskan dari hasil pemeriksaan dilapangan, diketahui bahwa dibawah tempat tidur Mela dan Maya, terdapat tabung gas serta bahan bakar minyak. Sedangkan di samping warung terparkir 1 unit mobil milik korban yang juga ikut hangus terbakar. 
 
Seiring padamnya api, pihaknya dibantu warga mengangkat jasad ketiga korban dan langsung dibawa ke Rumah Sakit. "Siang ini ketiga jenazah langsung dimakamkan dipemakaman umum kelurahan setempat," kata Suhardo. 
 
 

BERITA LAINNYA


EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR