MENGGALA (Lampost.co)--Upacara penyalaan api unggun menjadi penanda berakhirnya malam perkemahan Wirakarya III yang digelar di Kompleks Bumi Perkemahan Kwartir Cabang Tulangbawang, Sabtu (2/2/2019) malam. Sebelum dilakukan penyalaan api unggun, terlebih dahulu melakukan pembacaan Tri Satya dan pengucapan Dasa Darma Pramuka.

Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Tulangbawang Ahmad Suharyo menjelaskan upacara api unggun sebagai tanda semangat pijar membara dan semangat pemuda anak negeri.



Menurut Suharyo, terdapat banyak hal positif yang dicapai dalam kegiatan perkemahan, baik dari segi keterampilan, menumbuhkan budaya gotong royong, dan cinta terhadap lingkungan. "Kami sangat berterima kasih kegiatan ini berjalan sukses. Adik-adik bersemangat, seperti pembuatan batako, lalu pembersihan lahan bumi perkemahan dengan bergotong royong, dan penanaman pohon penghijauan," kata dia.

Sementara Ketua Majelis Pembina Cabang Winarti mengapresiasi perkemahan Wirakarya III yang berlangsung di Kompleks Bumi Perkemahan Kwarcab Tulangbawang.

Winarti berharap kegiatan itu dapat memotivasi pemuda untuk bersinergi melalui gotong royong membangun Kabupaten Sai Bumi Nengah Nyappur.

"Saya bangga dan berterima kasih kepada semua adik-adik dan kakak-kakak anggota Pramuka. Jangan lupa teruslah bersinergi karena lewat 25 program unggulan prorakyat, pemda telah hadir di tengah-tengah masyarakat. Sebab itu, saya berharap Pramuka juga dapat bersinergi dan mendukung 25 program ini untuk pembangunan Tulangbawang," kata dia.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR