BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Mansyur Syah (43) Warga RT 01, RW 01, Dusun Tanjunglikut, Desa Tiuh Memon, Kelurahan Tiuh Memon, Kecamatan Pugung, Kabupaten Tanggamus didakwa jaksa penuntut umum dengan dua pasal sekaligus yakni Pasal 114 Ayat (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 atau melanggar Pasal 112 (2) UU Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Jaksa Penuntut Umum Alex Sander Mirza mengatakan, terdakwa didakwa dengan pasal tentang narkotika dengan ancaman pidana paling lama 20 tahun penjara atas kepemilikan 12 butir pil ekstasi.



Perbuatan yang dilakukan terdakwa bermula pada 9 Juni 2018 saat Mery (DPO) datang ke rumah terdakwa menawarkan pil ekstasi 12 butir. Namun terdakwa tidak memiliki uang. Mery kemudian menawarkan jika pil tersebut ditukar dengan sabu sebanyak dua paket kecil seberat 2 gram. "Keesokan harinya terdakwa ditangkap anggota polisi Direktorat Narkoba Polda Lampung, berikut barang bukti dibawa untuk diproses lebih lanjut," kata Jaksa.

Berdasarkan berita acara pemeriksaan laboratorium BNN No 491 AS/VII/2018/ Balai Lab Narkotika, pil yang diberikan oleh Mery (DPO) positif mengandung MDMA a-dimetil-3,4- (metikendioksi) fenetilamina terdapat dalam golongan 1 nomor urut 37 lampiran Undang-undang Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR