KALIANDA (Lampost.co)--Bupati Lampung Selatan yang diwakili Staf Ahli Bidang Ekobang, Erlan Murdiantono, melakukan panen raya di area lahan persawahan Desa Kualasekampung, Kecamatan Sragi, Selasa (10/10/2017).

Panen perdana itu merupakan lahan program upaya khusus (Upsus) Padi, Jagung dan Kedelai (Pajale). Erlan mengatakan Pemkab Lamsel sangat mengapresiasi terhadap kerja keras para petani dalam menggenjot hasil Produksi pertanian di Lamsel yang setiap tahunnya mengalami surplus. Bahkan, ia optimistis pada 2017 ini Lamsel kembali mengalami pencapaian target hingga surplus.



"Semua capaian ini berkat kerja keras petani yang harus kita apreasiasi. Sebab, bukan hal yang mudah dengan capaian yang sangat memuaskan hingga tiap tahunnya mengalami surplus," katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Tanaman Pangan dan Hortikultura Lamsel, Rini Ariasih mengatakan program Upsus Pajale tersebut merupakan program dari Kementerian Pertanian dalam meningkatkan hasil produksi Pajale.
"Lahan yang kita panen ini merupakan program Upsus Pajale. Untuk itu, kita lakukan panen raya ini," kata dia.

Rini mengatakan Lamsel setiap tahunnya atau dua musim mendapatkan alokasi padi seluas 118 ribu hektare, jagung 123 hektare dan kedelai 8.300 hektare. Untuk sementara ini, kedelai telah melampaui target hingga 4ribu hektare.

"Untuk Padi dan Jagung saat ini masih proses. Meski demikian, kami yakin akhir Desember nanti target sasaran itu akan tercapai bahkan surplus," katanya.

Dalam rangka mendukung program Upsus Pajale, kata Rini, sejak 2017 petani di Lamsel telah mendapatkan bantuan Alat mesin pertanian (Alsintan) dari Pemerintah Pusat, seperti handtraktor roda empat sebanyak 10 unit, handtraktor roda dua sebanyak 68 unit, combine (alat panen padi) sebanyam 22 unit dan brigade combine sebanyak 5 unit.

"Lamsel juga dapat bantuan bibit benih padi subsidi sebesar Rp2.500 per kg untuk inbrida dan hibrida sebesar Rp4.000 per kg dari Pemerintah Pusat maupun Provinsi. Kami berharap bantuan ini terus dapat bergulir untuk membantu petani dalam meningkatkan produksi," katanya.

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR