LIWA (Lampost.co) -- Sekitar delapan ekor gajah liar memasuki kawasan perkebunan warga di Pekon Roworejo, Kecamatan Suoh, Lampung Barat, Jumat malam (15/6/2018), sekitar pukul 23.00. Akibatnya dua unit gubuk warga setempat poraporanda.

Kepala bidang TNBBS wilayah II Liwa Amri, saat dihubungi melalui HP selulernya, Sabtu (16/6/2017), mengatakan kawasan perkebunan yang dimasuki gajah liar tersebut masih merupakan kawasan hutan lindung. Dimana kawasan itu masih merupakan salahsatu habitat binatang liar. Keberadaan gajah itu sudah ada sejak sebelum Lebaran lalu.



Kendati demikian, kata dia, pihaknya bersama aparat kehutanan saat itu tetap menghalaunya guna melindungi warga. Namun karena keperluan untuk berlebaran maka petugas harus pulang dan saat ditinggal petugas itulah gajah merusak gubuk warga.

Dia mengatakan pihaknya saat ini sudah mengirim petugas untuk melakukan penghalauan. Pihaknya meminta agar warga yang ada disekitar kawasan itu meskipun gajahnya sudah dihalau tapi tetap untuk berhati-hati. Sebab suatu saat gajah-gajah itu masih akan kembali karena kawasan itu memang merupakan salahsatu habitat dan tempatnya lewat.

Amri mengaku, belum dapat memastikan tentang kepemilikan kedua gubuk itu.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR