PRINGSEWU (Lampost.co)--Sanwani alias Awang (38), tersangka pembunuh ayah kandung, Saliman (60), beralamat di Dusun Lewengkolot, Pekon Sukaagung Barat, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus, per 6 Februari kasusnya dilimpahkan dari Polsek Pardasuka ke Kejaksaan Negeri Pringsewu. 

Pelimpahan tersebut berdasarkan Surat Kajari Pringsewu Nomor: B-175/N.8.16.8/Epp/01/2019 Tanggal 31 Januari 2019 perihal berkas perkara tersangka Sanwani alias Awang dinyatakan lengkap atau P21. 



Kasi Pidum Kajari Pringsewu Adi Wibowo, didampingi jaksa Alfa Dera, menyatakan kasus pembunuhan terjadi pada selasa 11 Desember 2018, sekitar pukul 06.00, di Dusun Lewengkolot, Kecamatan Bulok, Kabupaten Tanggamus.

Dari hasil pemeriksaan tersangka, peristiwa pembunuhan diawali saat korban dan saksi sedang mengobrol di ruang dapur korban membahas pelaku (anak kandung korban). Pembicaraan korban diduga membahas utang piutang sepeda motor yang dilakukan anaknya, tapi tiba-tiba pelaku datang dengan membawa golok yang dipegang dengan tangan kanannya dan langsung menusuk korban yang tidak lain adalah ayah kandungnya sendiri.

Tidak cukup menusuk korban, pelaku juga membacok korban di bagian leher dan pinggang korban dengan membabi buta. Setelah itu pelaku lari ke belakang rumahnya, dan tidak lama kemudian pelaku datang kembali untuk memastikan keadaan korban. Kemudian, pelaku langsung melarikan diri.

Adi Wibowo menyatakan peristiwa itu dipicu cekcok pelaku dengan korban masalah utang piutang motor dan orang tuanya terus mempermasalahkannya sehingga pelaku akhirnya marah. 

Menurutnya, pelimpahan tersangka dari Polsek Pardasuka ke Kejaksaan Negeri Pringsewu adalah untuk menindaklanjuti kasus tersebut guna melakukan penelitian tersangka dan barang bukti. 

Menurut jaksa Alfa Deri, tersangka langsung dititipkan di Rumah Tahanan (Rutan) Kotaagung selama 20 hari ke depan. Tersangka dituntut dengan Pasal Primer 340 KUHP dengan hukuman mati, kedua Pasal 338 KUHP dengan hukuman seumur hidup, dan ketiga dituntut dengan Pasal 351 Ayat (3) KUHP dengan hukuman 7 tahun kurungan. 

Kapolsek Pardasuka AKP Martono mengatakan berdasarkan surat Kejaksaan Negeri Pringsewu, pihaknya melimpahkan tersangka dan barang bukti tindak pidana pembunuhan dengan barang bukti pada Rabu, 6 Januari 2019. Tersangka Sanwani alias Awang mengaku menyesal atas perbuatan yang telah dilakukannya dengan membunuh bapak kandung sendiri.

EDITOR

Dian Wahyu

TAGS


KOMENTAR