PESAWARAN (Lampost.co)--Penyidik Polres Pesawaran segera memanggil  Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (DPMPT), Joni Arizoni untuk diminta keterangan terkait terbakarnya gudang BBM di Desa Sukajaya Lempasing, Teluk Padan,  Kabupaten Pesawaran, pada 6 Agustus lalu.
Kapolres Pesawaran, AKBP Syaiful Wahyudi saat diwawancarai di sela sela menghadiri acara lomba Desa tingkat Provinsi Lampung di Desa Tri Rahayu,  Negeri Katon, Kabupaten Pesawaran, Senin (13/8/2018), mengatakan pihaknya segera memanggil pihak Dinas terkait (DPMPT) untuk diminta keterangan sebagai saksi,  meski pun ada izin tetap diminta keterangan.
Sebelumnya, tim ganungan Polres Pesawaran bersama dengan Polda Lampung dan Mabes Polri melakukan olah TKP dan melakukan penyelidikan untuk mengungkap penyebab kebakaran gudang BBM di Desa Sukajaya Lempasi ng,  Teluk Pandan,  Kabupaten Pesawaran. 
"tim gabungan telah melakukan olah TKP bersama tim Polda Lampung dan Puslab for Mabes Polri,  hasilnya belum diketahui masih menunggu, "ujarnya. 
Sementara itu, Kepala DPMPT Kabupaten Pesawaran, Joni Arizoni mengatakan,  gu dang BBM tersebut memiliki izin dengan PT. Samudera Etam Energi memiliki izin SIUP, TDP, IMB dan izin lingkungan. 
" Kami mengeluarkan, izin karena sudah ada rekomendasi dari Dinas terkait lainnya dan sudah melalui musyawarah.  Kalau mau tanya detilnya silahkan ke bagian teknisnya, "ujarnya.

loading...

EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR