BANDAR LAMPUNG (Lampost.co)--Polresta Bandar Lampung masih harus memanggil satu saksi lagi, terhadap dugaan penganiayaan Bendahara Rutin Dinas Pariwisata Kota bandar Lampung Nova Yulistiani dengan terlapor Sekretaris Dinas tersebut yakni Dirmansyah.

Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung, Kompol Rossef Efendi, mengatakan satu saksi tersebut seputar yang mengetahui peristiwa tersebut. Namun Rossef enggan memaparkan identitas saksi yang bakal dipanggil.



"Ya satu saksi lagi bakal kita jadwalkan, pokoknya yang ada kaitannya dalam perkara tersebut," ujarnya, Jumat (8/2/2019).
Nantinya keterangan saksi tersebut bakal digabungkan dengan keterangan saksi lain, termasuk pelapor dan terlapor yang sudah dimintai keterangan, serta hasil visum dari rumah sakit.

"Ini sudah kekumpul semua baru kita gelar perkara, untuk penentuan naik ke tingkat penyidikan, sekarang masih Lidik," kata mantan Kapolsek Natar itu.

Sebelumnya, 4 orang saksi sudah dimintai keterangan, baik terlapor, pelapor dan saksi yang berada di sekitar lokasi saat kejadian.

Diberitakan sebelumnya, Kesal tak diberi pin akses keuangan Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung, Sekretaris Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Dirmansyah diduga menganiaya bendahara Rutin Dinas Pariwisata Kota Bandar Lampung Nova Yulistiani Syarif.

Akibat kejadian tersebut, Dirmansyah dilaporkan ke Polresta Bandar Lampung dengan nomor laporan LP/B/487/II/2019/LPG/ Resta Balam 1 Februari 2019.

BERITA LAINNYA


EDITOR

Sri Agustina

TAGS


KOMENTAR