BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Belum kelar soal Kelvin Yudha Tama, yang viral karena memprovokasi tak memberikan donasi, dan mendoakan Kalianda rata oleh Tsunami, warga net kembali dihebohkan dengan ujaran kebencian yang menyakiti warga Lampung.

Kali ini, sebuah akun Facebook dengan nama "Putrra Rifan", dua postingan terakhirnya mengarah kepada ujaran kebencian terkait tsunami Kalianda, akibat aktivitas Gunung Anak Krakatau.



Postingan pertama yakni, akun tersebut membagikan konten video berita dari akun Facebook liputan 6 yang isinya video detik-detik tsunami di Pandegelang dan Lampung. Kemudian ia membagikan konten tersebut dengan dibumbuhi kalimat "semoga hanyut buat orang Kampung".

Postingan yang diunggah pada Jumat (28/12/2018) sekitar pukul 15.00 WIB, mendapatkan kecaman dari warga net, mendapatkan 715 komentar, 442 like, dan 233 kali dibagikan.

Kemudian postingan kedua yakni, dengan meng-upload foto gunung anak Krakatau (GAK) yang mengeluarkan lahar panas, kemudian ditambahkan dengan status Semoga Lampung kena lalu hancur. Unggahan tersebut dilakukan pada Jumat (28/12/2018) sekitar pukul 21.00, dan mendapatkan 7,9 ribu komentar, 2,3 ribu like, dan 4,8 ribu komentar.

M Iqbal, warga jalan Pangeran Antasari, Tanjungkarang Timur, berharap pelaku segera menangkap pemilik, atau orang yang mengunggah konten ujaran kebencian tersebut, ke sosial media.

"Kalau bisa Kelvin, dan yang punya akun Facebook Putrra ini, ditangkap, mana hoaks soal tsunami ada terus, warga was-was," katanya kepada Lampost.co, Sabtu (29/12/2018).

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR