BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Faktor alam dan tingginya suhu udara sangat berpengaruh pada kasus kebakaran di wilayah Lampung secara umum.

Kepala Seksi Data dan informasi BMKG Masgar Lampung Rudi Harianto mengatakan, kasus kebakaran di Lampung dipengaruhi tingginya suhu udara dan angin.



"Karena pada bulan ini memang lagi puncak musim kemarau, selain itu suhu tertinggi terpantau 34 derajat celcius," kata Rudi Harianto, Rabu 11 September 2019.

Dia menjelaskan, selain faktor alam, faktor manusia juga sangat bepengaruh. Seperti membakar sembangan menyebabkan kasus kebakaran meluas.

"Tingginya suhu udara panas mencapai 34 derajat celsius bisa saja terja di kebakaran karena gesekan dahan dengan dahan yang kering memicu munculnya api sehingga terjadi kebakaran, ditambah angin kencang," ujarnya.

Dia menambahkan, untuk hari ini, berdasarkan data dari BMKG tercacat sebanyak 34 hotspot di Lampung, tersebar di Lampung Barat, Lampung Selatan,Lampung Tengah, Lampung Timur, Lampung Utara, Mesuji, Tulangbawang, Tulangbawang Barat, dan Way Kanan.

EDITOR

Winarko

TAGS


KOMENTAR