BANDAR LAMPUNG (Lampost.co) -- Dugaan pemukulan dengan palu kepada korban juru tagih terjadi di sebuah bengkel tambal ban di Jalan Dr. Susilo, Telukbetung Utara, pada Jumat (12/4/2019).

Informasi yang dihimpun Lampung Post, korban bernama Hengky Heriansyah (34), warga Permata Biru, Sukarame mengalami luka dibagian kepala, diduga dipukul oleh pria bernama Hendra Cipta seorang driver ojek online.



Hengky bersama tiga rekannya dari jasa juru tagih atau pihak ketiga, mendapatkan tugas untuk mencari pria tersebut. Hendra diduga menunggak angsuran motor. "Iya benar, teman saya Hengky dipukul pake palu. Sempat dirawat di graha Husada, tapi kemarin (Sabtu sore) sudah pulang," ujar Herman rekan kerja Hengky, yang saat kejadian bersama korban, Minggu (14/4/2019).

Saat itu Herman menyebutkan, kalau ia bersama tiga rekannya, sudah mencoba berkomunikasi dengan baik dan sesuai SOP dengan menyiapkan bukti surat kerja dari lembaga finance, fidusia, hingga keterangan menunggak dari kreditur. "Kita sudah dapat perintah, karena dia itu sudah wan prestasi sekitar 5 bulan menunggak. Kita ajak ke kantor dia untuk penyelesaian kredit macet supaya ada pertanggungjawaban, cuma dia ngotot tidak mau. Kalau mau nagih di rumah, tapi semua bukti ada di kita, intinya dia tidak mau lagi membayar, konsumen bandel," kata dia.

Lantas perbuatan tersebut dilaporkan ke Mapolresta Bandar Lampung agar segera ditindaklanjuti. "Waktu itu ada mobil Sabhara Polda Lampung, kita minta tolong di situ, supaya sama-sama ke Porlesta, kawan saya juga di bawa ke RS, bapak itu tidak ada sama sekali kita aniaya, diapun sudah di BAP oleh penyidik," katanya.

Sementara Kasatreskrim Polresta Bandar Lampung Kompol Rossef Efendi membenarkan peristiwa tersebut dan pelaporannya. "Benar, dan sedang kita lidik," katanya.

Rossef mengatakan pihaknya tidak menahan pengojek online, lantaran juga melapor sebagai dugaan korban perampasan dan intimidasi. "Saling lapor, jadi kita lidik dua-duanya," kata mantan Kapolsek Natar itu.

loading...

EDITOR

Adi Sunaryo

TAGS


KOMENTAR